Pakai Box Motor, Siapa Takut ….
Fitryan G.Dennis/Firmansyah
Foto : FirmansyahBOX motor, kotak penyimpanan portable yang dipasang di motor ini sepertinya lebih banyak memiliki manfaatnya dibanding kekurangannya. Kalau pun ada kekuranganya, mungkin kekurangannya dari sisi kenyamanan sebab kendaraan yang dipasang box umumnya kurang gesit jika berada di tengah keadaan kemacetan. Selain itu agak risih ketika mencari lahan parkir yang sempit.
Foto : IstimewaDi Jakarta, assesoris ini sangat beragam baik harga maupun jenisnya. Ada yang impor, ada juga yang buatan lokal, serta desain pun berbeda pula. Jadi bagi yang berminat, tidak ada salahnya menyimak tips yang satu ini.
1.Pilih Ukuran Box Yang Pas dan Cocok. Setiap box yang beredar memiliki kode antara lain, e33, e45, e21, K42, k53. Jangan bingung, sebab angka yang tertera dibelakang kode huruf (e atau k) itu menandakan kapasitas liter muatan. Sehingga, kapasitas tersebut menentukan bentuk Box itu sendiri.
Foto : FirmansyahMaksudnya, jika motor memiliki CC yang besar bisa saja menggunakan box ukuran besar, sebaliknya jika CC motor kecil namun menggunakan box yang besar sepertinya akan lucu dan timpang dilihat. Sudah pasti harga menentukan kualitas, karena kita semua tidak ingin membeli barang yang hanya dipakai seminggu namun setelah itu timbul berbagai masalah pada box membuat mood kita hilang.
Foto : Firmansyah2. Sesuaikan Kebutuhan. Bagi para bikers yang hoby touring, disarankan menggunakan box dengan kapasitas besar karena perlengkapan touring biasanya lebih banyak dibandingkan kegiatan rutinitas sehari-hari.
Jika kuda besi yang kita gunakan untuk kegiatan touring juga dipakai untuk aktifitas sehari-hari, ada baiknya memilih breket (penopang box) yang portable. Dengan demikian kita bisa mengganti ukuran box yang akan dipakai sesuai kebutuhan. Intinya, tanyalah kepada diri sendiri apa sebenarnya yang menjadi alasan utama menggunakan box motor.
Foto : Istimewa3. Perbanyak Informasi . Jangan ragu untuk berdiskusi dengan seorang sohib, atau rekan yang pernah pasang box, tanyakan suka-dukanya atau pengalamannya selama ia pakai box di motornya. Minta tips-tips berguna dari mereka, seperti bahan breket, posisi yang maskimal dan hal-hal lain. Selain itu, kewajiban mengumpulkan informasi tentang harga dan kualitas juga perlu dilakukan agar tidak menyesal dikemudian hari.
Foto : Firmansyah4. Pikirkan desain. Memasang braket "simetris" mengikuti kemiringan bodi motor yang agak menungging membuat penampilan dan keserasian si pengendaa terhadap motornya juga enak dilihat. Biasanya model ini sering dipakai oleh moge (moto gede) karena selain untuk keseimbangan motor, box yang sesuai membuat si pengendara terlihat makin garang.
Yang pasti, desain atau pemasangan box pada braket jangan sampai membuat kita menjadi tidak nyaman dalam berkendara, jangan mendambakan box motor ukuran besar namun justru membuat susah bergerak ataupun bermanuver. Dan pastikan box motor terpasang kuat dengan breket.
Setiap box memiliki desain lampu yang terhubung dengan lampu rem, motifnya pun bermacam-macam, pastikan semuanya berfungsi, karena tidak asyik jika desainnya cantiktapi lampunya mati ketika di rem.
Sekarang, silahkan bergaya dengan box idaman yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan anda. (berbagai sumber)
sumber Artikel
1.Pilih Ukuran Box Yang Pas dan Cocok. Setiap box yang beredar memiliki kode antara lain, e33, e45, e21, K42, k53. Jangan bingung, sebab angka yang tertera dibelakang kode huruf (e atau k) itu menandakan kapasitas liter muatan. Sehingga, kapasitas tersebut menentukan bentuk Box itu sendiri.
Jika kuda besi yang kita gunakan untuk kegiatan touring juga dipakai untuk aktifitas sehari-hari, ada baiknya memilih breket (penopang box) yang portable. Dengan demikian kita bisa mengganti ukuran box yang akan dipakai sesuai kebutuhan. Intinya, tanyalah kepada diri sendiri apa sebenarnya yang menjadi alasan utama menggunakan box motor.
Yang pasti, desain atau pemasangan box pada braket jangan sampai membuat kita menjadi tidak nyaman dalam berkendara, jangan mendambakan box motor ukuran besar namun justru membuat susah bergerak ataupun bermanuver. Dan pastikan box motor terpasang kuat dengan breket.
Setiap box memiliki desain lampu yang terhubung dengan lampu rem, motifnya pun bermacam-macam, pastikan semuanya berfungsi, karena tidak asyik jika desainnya cantiktapi lampunya mati ketika di rem.
Sekarang, silahkan bergaya dengan box idaman yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan anda. (berbagai sumber)


